Tanjungbalai – Petugas Satpol PP Tanjungbalai baru saja menggelar operasi pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah titik rawan. Dalam aksi tersebut, petugas menyisir penginapan dan tempat hiburan yang diduga melanggar aturan daerah. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana kota yang lebih kondusif dan tertib bagi seluruh warga.
Kronologi Operasi di Lapangan
Pada awalnya, tim gabungan bergerak menuju lokasi sasaran pada malam hari secara mendadak. Oleh karena itu, para pelanggar tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri saat petugas datang mengepung lokasi. Meskipun suasana sempat tegang, namun personel di lapangan tetap menjalankan tugas dengan sangat profesional dan humanis.
Kemudian, petugas memeriksa identitas setiap orang yang berada di lokasi penggerebekan tersebut. Sehingga, Satpol PP Tanjungbalai berhasil mengamankan 13 orang yang tidak memiliki dokumen kependudukan yang sah. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan terhadap tempat-tempat umum harus terus meningkat setiap waktu.
Proses Pendataan dan Pembinaan
Baca juga:Polres Tanjungbalai Dukung Kegiatan Positif Pemuda

Selanjutnya, petugas membawa seluruh orang yang terjaring ke kantor pusat untuk menjalani proses pendataan lebih lanjut. Sebab, pihak berwenang ingin memberikan efek jera serta pembinaan agar mereka tidak mengulangi perbuatan yang sama. Oleh sebab itu, orang tua atau keluarga dari warga yang terjaring wajib datang untuk menjemput mereka secara resmi.
Namun, pihak Satpol PP juga memberikan teguran keras kepada para pemilik penginapan yang membiarkan pelanggaran terjadi. Saat ini, pemerintah daerah sedang mengkaji sanksi administratif bagi tempat usaha yang terus membandel terhadap aturan. Sebagai tambahan, patroli rutin akan terus berlanjut guna memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga dengan baik.
Harapan untuk Ketertiban Kota
Sebagai kesimpulan, operasi razia pekat ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap kenyamanan masyarakat luas. Di sisi lain, warga memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat petugas dalam menertibkan wilayah Tanjungbalai. Akhirnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian sangat penting untuk mewujudkan kota yang bersih dari kemaksiatan.




