, ,

Ditlantas Polda Metro Latih Ratusan Ojol Pertolongan Pertama Gawat Darurat

oleh -1239 Dilihat

TanjungBalai – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar pelatihan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) bagi ratusan pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.Ditlantas Polda Metro Latih Ratusan Ojol Pertolongan Pertama Gawat Darurat

 

Baca Juga : Revolusi Bumi di Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

Para peserta mendapatkan materi langsung dari tim medis, petugas ambulans, dan personel kepolisian yang berpengalaman di bidang penanganan korban kecelakaan.

Materi pelatihan mencakup cara menangani korban pingsan, CPR (resusitasi jantung paru), menghentikan pendarahan, hingga prosedur evakuasi aman bagi korban kecelakaan.

“Mereka sering menjadi saksi pertama saat kecelakaan terjadi. Maka dari itu, kami ingin mereka punya keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan awal,” ujarnya.

“Biasanya saya cuma nonton video pertolongan pertama di media sosial. Sekarang bisa langsung praktik, dan ini penting banget,” ujar Deni, pengemudi ojol dari Jakarta Barat.

Selain itu, mereka juga diberikan stiker identitas “Ojol Tanggap Darurat” yang dapat ditempel di jaket atau helm sebagai tanda pengenal.

Beberapa perusahaan aplikasi ojol menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan siap mendukung program serupa di kota-kota lain.

Bahkan, salah satu perusahaan menyatakan akan mempertimbangkan memberikan insentif khusus bagi pengemudi yang lulus pelatihan dan aktif memberikan bantuan.

Ditlantas Polda Metro berencana menjadikan pelatihan ini sebagai program rutin yang digelar setiap kuartal.

tak hanya pengemudi ojol, pelatihan ini ke depan akan diperluas ke pengemudi taksi online, sopir angkutan umum, hingga relawan komunitas jalanan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro, Kombes Pol dr. Ida Ayu, menyampaikan bahwa pelatihan ini juga bisa mengurangi angka kematian mendadak di jalan.

Ia menyebut bahwa kematian akibat keterlambatan penanganan medis sering terjadi di tengah padatnya lalu lintas Jakarta.

Dalam pelatihan ini, para pengemudi juga dibekali pengetahuan tentang komunikasi dengan petugas darurat, termasuk cara memberikan informasi lokasi yang akurat.

Hal ini penting agar saat menelepon layanan 112 atau 119, mereka bisa membantu mempercepat respon ambulans atau polisi Kegiatan ini turut melibatkan Palang Merah

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.